BABINSA KORAMIL 416-03/SB HADIRI ACARA PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP

Kodimbute.com, Tebo – Babinsa Koramil 416-03/Sungai Bengkal Serka M.Arifin mendampingi Masyarakat Desa Embacang Gedang, Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo yang antusias dalam mengikuti Sosialisasi Penyuluhan Dalam rangka Kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Balai Desa Embacang Gedang dihadiri warga sekitar. Sabtu (05/09/2020)

Dalam acara sosialisasi tersebut hadir Babinsa, Bhabinkamtibmas, Petugas dari BPN Kabupaten Tebo ketua tim Yudikatif Pengadaan Tanah dan rombongan, Kepala Desa Embacang Gedang, Seluruh Kepala Dusun, Ketua RW dan RT, dan masyarakat Desa Embacang Gedang.

Babinsa Embacang Gedang Serka M.Arifin menyampaikan agar masyarakat dalam pengukuran jangan sampai bergejolak karena berdasarkan data yg ada sesuai Surat pembayaran pajak tanah (SPPT) untuk menghindari perselisihan, Tuturnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Desa Embacang Gedang Bapak Rahmat Rozi mengatakan dalam sambutannya, Ucapan terima kasih disampaikan pada petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) dari Kabupaten Tebo yang menggelar Sosialisasi PTSL pada masyarakat.

“Sampai saat ini, masyarakat yang ingin mengurus surat sertifikat tapak rumahnya dan yang sudah memiliki persyaratan lengkap. Surat ini sudah masuk di Kantor BPN Kabupaten Tebo paparnya.

“Kemudian lahan yang masuk tidak lahan sengketa, dan dapat dibuktikan dengan patok batas. Dalam pengurusan sertifikat tanah tapak rumah ini, tidak dipungut biaya (gratis). Pengukuran Tanah dari BPN Kabupaten Tebo mengakui, keantusiasan atas kehadiran warga yang mengikuti Sosialisasi PTSL. “Saya salut atas kesadaran melihat kehadiran warga Desa Kalitlaga mengikuti Sosialisasi PTSL.

Pengurusan sertifikat gratis namanya Program Nasional (Prona) dengan sistem melompat lompat, kemudian prona diganti namanya dari pusat menjadi PTSL.

Sistem PTSL sistemnya berkelompok dengan melibatkan Ketua RT, RW, Kadus dan Kepala Desa. Persyaratan untuk mengurus sertifikat dengan sistem PTSL, surat kepemilikan tanah seperti surat hibah, Surat jual beli, SKGR, Fotocopy KTP, Foto Copy KK dan 4 lembar Materai. Bagi masyarakat yang tidak memiliki surat tanah sama sekali, dapat dikeluarkan surat sertifikatnya asal Kepala Desa mau mengisi surat Formulir, dengan sempadan yang tidak keberatan dan lahan tidak sengketa.

Updated: September 5, 2020 — 6:37 am